Yogyakarta

Kilas Yogyakarta

 

Jogja merupakan salah satu destinasi wisata popular di Indonesia setelah bali. Keindahan dan keunikan budayanya juga membuat Jogja menjadi kota pariwisata yang diperhitungkan oleh wisatawan domestik, bahkan mancanegara.

Banyak hal yang akan membuatmu selalu kembali ke Jogja. Dari papan nama Jalan Malioboro yang legendaris sampai hangatnya kopi jos di angkringan selalu menjadi alasan untuk kembali ke kota Pelajar ini. Jangan lupakan pula Tugu Pal Putih yang telah menjadi salah satu ikon terpopuler di kota ini.

Karena itu, jangan ragu lagi untuk segera memesan kendaraan di Jogja dengan sangat mudah. Nikmati liburan yang mengesankan di Jogja bersama Kami

Pilihan unit di Yogyakarta

Pertanyaan tentang Yogyakarta

Informasi seputar tempat wisata di Yogyakarta

Informasi Penting di Yogyakarta
  1. Sebaiknya jangan mengenakan pakaian yang terlalu terbuka. Kenakanlah kaus lengan pendek, celana selutut atau celana panjang, rok selutut atau rok panjang, dan sepatu berjalan yang nyaman.
  2. Lepaskan sepatumu saat akan masuk ke rumah warga lokal, tempat ibadah, dan/atau tempat suci.
  3. Air keran di Yogyakarta bukan untuk diminum.
  4. Jagalah sikap dan perkataanmu saat berkunjung ke tempat-tempat suci dan bersejarah.
Waktu terbaik ke Yogyakarta

Musim

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Yogyakarta adalah pada pertengahan tahun, yaitu pada musim kemarau. Hal ini karena ada banyak aktivitas dan tempat wisata di Yogya yang tidak bisa kamu kunjungi pada musim hujan.

Suhu Rata-Rata

Karena Yogyakarta merupakan bagian dari negara tropis yang hanya mengalami dua musim, tidak ada perubahan suhu yang drastis. Sepanjang tahun, suhu rata-rata di sini adalah sekitar 27?C (80.6?F).

Festival

Yogyakarta adalah tuang rumah berbagai festival tahunan yang seru. Salah satunya adalah Festival Tahunan Jogja Sekatenan yang merupakan tradisi untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Biasanya akan ada arak-arakan prajurit dan abdi dalem Keraton yang membawa gunungan hasil panen. Acara ini berlangsung dari tanggal 5 dan berakhir tanggal 12 Mulud penanggalan jawa.

Kemudian ada juga Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) yang diadakan antara bulan Juli dan September tiap tahun. Kamu dapat menikmati pertunjukan seni, baik tradisional maupun kontemporer, yang ditampilkan seniman lokal dan mancanegara.

Masih di bulan Juli, ada juga Festival Gamelan Yogyakarta. Acara ini akan menampilkan permainan gamelan lokal yang disajikan dengan gaya lebih modern.

Pada saat Imlek (awal tahun), ada Festival Jogja Budaya Tionghoa. Kamu akan melihat berbagai atraksi budaya Tionghoa mulai dari Wayang Po Tay Hee, Liang Liong, hingga Barongsai.

Bagi kamu pecinta musik, jangan lewatkan Festival Jogja Musik Jazz ? Ngayogjazz . Ini merupakan konser musik jazz yang dipadukan dengan budaya lokal. Biasanya digelar setiap bulan November.

Zona Waktu & Mata Uang Yogyakarta

WIB (GMT+7) / Rupiah Indonesia (IDR)

Cara menuju Yogyakarta

Cara termudah dan tercepat untuk menuju ke Yogyakarta adalah dengan:

Pesawat

Jika Anda berangkat dari luar negeri atau luar Pulau Jawa, ini adalah cara terbaik untuk mencapai Yogyakarta. Bandara utama di kota ini adalah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Bus

Terminal bus utama Yogyakarta adalah Giwangan yang berada sekitar 4 km ke tenggara dari pusat kota. Ada layanan reguler dari seluruh kota besar di Jawa, termasuk Jakarta (12 jam perjalanan), Bandung (10 jam perjalanan), dan Surabaya (8 jam perjalanan).

Kereta

Sistem kereta api antar kota di Pulau Jawa cukup baik dengan rute yang lengkap. Untuk itu, jika kamu berangkat dari kota lain di Pulau Jawa, kamu bisa melakukan perjalanan menggunakan kereta untuk tarif yang lebih terjangkau. Jika kamu berangkat dari Jakarta, waktu perjalanan adalah sekitar 7-12 jam ke stasiun utama Yogyakarta, Stasiun Tugu. Kereta Argo Lawu dan Argo Dwipangga adalah yang terbaik, tercepat dari kereta yang lain, dan juga yang paling nyaman. Kamu bisa juga naik Kereta Taksaka Pagi atau Malam, yang harganya sekitar Rp235.000,- hingga Rp265.000,-. Semua kereta ini adalah kereta ekspres yang menghubungkan Yogyakarta dan Jakarta dalam 7-8 jam, baik di siang hari atau malam.

Akomodasi di Yogyakarta

Yogyakarta memiliki lebih banyak hotel bintang 3 dan 4 yang menawarkan kamar yang minimalis dan nyaman, fasilitas yang lengkap, dan lokasi yang strategis.

Yang seru di Yogyakarta

Yogyakarta adalah sebuah kota terkenal dengan pusat kotanya yang ramai dan meriah, pesona alam yang indah di sekelilingnya, dan sejumlah peninggalan bersejarah. Anda bisa berkunjung ke Benteng Vredeburg, Keraton Yogyakarta, dan Candi Prambanan untuk wisata sejarah. Sedangkan untuk wisata alam, berkunjunglah ke Punthuk Setumbu, Puncak Suroloyo, dan Bukit Parangendog.

Karena kenyamanan kotanya dan banyaknya tempat wisata di Jogja yang cocok untuk segala usia, kota ini cocok dijadikan destinasi wisata keluarga. Selain itu, turis lokal dan internasional juga senang mengeksplorasi kota ini sendiri (solo traveling).

Spot Instagram-able di Yogyakarta

Yogyakarta memiliki banyak lokasi-lokasi outdoor yang bisa kamu kunjungi untuk mengoleksi foto-foto wisata yang keren. Beberapa di antaranya adalah Bukit Lintang Sewu, Kebun Tebu, Gendu, Watu Goyang, Gua Jepang Pundong, Air Terjung Kembang Soka, Rumah Indian Dlingo, Rumah Hobbit Hutan Pinus Mangunan, Telaga Biru Semin, Air Terjun Sampang, Grojokan Pucung, Puncak Becici, dan Resoinangun Garden.

Kuliner di Yogyakarta

Di sini, Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai masakan lokal yang lezat dan tiada duanya. Sebut saja Gudeg (berisi sayur nangka, ayam dan telur disajikan dengan nasi), Ayam Goreng Mbok Berek (ayam kampung goreng dengan bawang putih dan ketumbar disajikan dengan kerupuk renyah), Nasi Langgi (secara lokal dikenal sebagai sego Langgi atau Langgi beras, berisi nasi hangat yang disajikan dengan berbagai lauk), Kipo (makanan ringan yang terbuat dari adonan tepung tapioka berwarna hijau dengan manisnya kelapa parut), dan Bakpia (makanan ringan lain berukuran kecil terbuat dari kacang hijau manis dan dibalut dengan adonan kue tipis).

Makanan Vegan / Vegetarian

Komunitas vegan dan vegetarian di Yogyakarta cukup banyak dan turis dari berbagai latar belakang sering berkunjung ke kota ini. Meskipun belum tersedia di warung atau seluruh area di kota, kamu tetap tidak akan kesulitan menemukan berbagai restoran dan kafe vegan dan vegetarian di sini. Makanan yang disajikan mulai dari makanan khas lokal hingga makanan internasional tanpa daging.

Belanja di Yogyakarta

Ada banyak pusat perbelanjaan di kota ini, mulai dari mal besar hingga street market. Untuk mal, kamu bisa berbelanja di Malioboro Mall, Galleria Mall, Plaza Ambarrukmo (Amplaz), Saphir Square, dan Jogja City Mall (JCM). Mal-mal ini umumnya berisi toko-toko lokal, restoran, toko buku, bioskop, dan department store.

Sedangkan untuk berbelanja kerajinan tangan lokal, berkunjunglah ke Saptohoedojo Art Gallery (Sebuah kompleks perumahan luas dengan koleksi seni rupa di Indonesia, mulai dari lukisan abstrak modern dan kemeja batik, hingga instrumen gamelan), Tjokrosuharto (menjual kerajinan Jawa seperti wayang kulit, wayang golek , batik, keris, perak, patung, dan pakaian tradisional) Leksa Ganesha Batik Gallery (menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda untuk kolektor batik, seperti kesempatan untuk mengunjungi studio seniman terkenal dan juga desa pengrajin Batik), dan Kota Gede (berada ? 6 kilometer tenggara Yogyakarta, terkenal dengan pengolahan perak yang hasilnya bisa kamu beli atau mempelajari cara pembuatannya).

Stop Kontak di Yogyakarta

Jenis stop kontak di Indonesia adalah tipe C / F. Jenis ini memiliki 2 pin bulat. Tipe ini biasanya juga digunakan di Eropa. Jadi jika kamu dari Jepang, Malaysia, Singapura, Kanada, Australia, Inggris, atau salah satu negara di Afrika, kemungkinan besar Anda akan memerlukan adaptor.